Pages

Jumat, 18 Mei 2012

Materi pertumbuhan dan perkembangan


PERTUMBUHAN: pertambahan jumlah sel pada suatu organisme dan bersifat tidak dapat kembali (irreversible) serta pertambahan ini dapat diukur secara kuantitatif seperti berat, tinggi, dan lain - lain.

PERKEMBANGAN: proses untuk mencapai kematangan fungsi organisme dan dapat diukur secara kualitatif seperti fungsi organ reproduksi, dan fungsi  fungsi organ lainnya.

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN

-Perkembangan bakal biji dan buah
· Bakal biji mengandung zigot dan endosperm. Zigot tumbuh menjadi embrio. Endosperm mengandung cadangan makanan yang digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan embrio. 
·  Pembelahan zigot secara mitosis menghasilkan sel basal dan sel terminal. Sel basal berkembang jadi suspensor, kulit bakal biji, dan mengalirkan nutrien dari endosperm. Sel terminal berkembang jadi proembrio.
·  Biji yang matang, embrio yang dikelilingi kotiledon, endosperm, atau keduanya. Tumbuhan dikotil mempunyai dua kotiledon, sedangkan tumbuhan monokotil hanya mempunya satu kotiledon. Biji dilindungi oleh kulit biji.
·  Buah mulai berkembang setelah terjadi penyerbukan.

-Perkecambahan
· Dimulai dari proses imbibisi yaitu proses masuknya air ke dalam biji dilanjutkan proses pertambahan fungsi sel yang jelas (diferesiansi) dan pembentukan organ pada tumbuhan (organogenesis).
·    Biji dapat berkecambah karena didalamnya terdapat embrio yaitu:
·    Akar lembaga, berfungsi sebagai akar
·  Daun lembaga sebagai:
·   tempat menimbun makanan
·   fotosintesis
·    alat pengisap makanan untuk embrio
·    Batang lembaga:
·   Epikotil: ruas batang diatas daun lembaga yang akan tumbuh menjadi batang dan daun
·     Hipokotil: ruas batang bawah daun lembaga yang akan tumbuh menjadi akar
·  Perkecambahan Epigeal: perkecambahan yang ditandai dengan bagian hipokotil terangkat ke atas permukaan tanah.

·  Perkecambahan Hipogeal: perkecambahan yang ditandai dengan terbentuknya bakal batang yang muncul ke permukaan tanah.

-Pertumbuhan
·  Pertumbuhan primer (hasil pembelahan sel - sel meristem). Penambahan panjang batang dan akar.
·    Titik tumbuh akar : jaringan meristem pada tudung akar (kaliptra)
·    Titik tumbuh batang: jaringan meristem pada batang
·      Meristem Embrional : saat perkecambahan
·      Meristem Kambium : tumbuhan dewasa
· Pertumbuhan sekunder (hasil aktivitas jaringan meristem pada kambium). Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan diameter batang yang merupakan aktivitas sel meristem pada kambium.
FAKTOR-FAKTOR PEMENGARUH PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN
oFaktor eksternal
-Temperatur, memperngaruhi kerja enzim dan kandungan air pada tanaman.
-Cahaya matahari, mempengar
uhi lama dan waktu fotosintesis pada tanaman.
-AIR,pH,oksigen; menentukan laju fotosintesis, pelarut universal, dan pengedar hasil fotosintesis.
-Nutrisi,berguna untuk melangsungkan hidup

oFaktor Internal

1. Faktor genetis
2.Faktor fisiologis

    
 a)  Auksin: untuk memacu proses pemanjangan sel.
    
 b) Giberelin: 
·              berpengaruh terhadap perkembangan dan perkecambahan embrio.
·              merangsang pembentukan polen, memperbesar ukuran buah.
·              merangsang pembentukan bunga.
·              mengakhiri masa dormansi pada biji. 


     c) Etilen:berperan dalam proses pematangan buah dan kerontokkan daun. 
 
    d) Sitokinin:
-merangsang pembentukan akar dan batang dengan menghambat dominansi apikal
-mengatur pertumbuhan daun dan pucuk
-memperbesar daun muda
-mengatur pembentukan bunga dan buah
-menghambat proses penuaan.   
e)Asam abisat: senyawa penginhibitor (penghambat) bekerja berlawanan dengan auksin dan giberelin, untuk proses penuaan dan gugurnya daun 
f) Kalin:-Rizokalin: hormon yang mempengaruhi pembentukan akar
-Kaulokalin: hormon yang mempengaruhi pembentukan batang
-Filokoalin: hormon yang mempengaruhi pembentukan daun
-Atokalin: hormon yang mempengaruhi pembentukan bunga.
g)Asam traumalin: hormon yang berperan dalam proses regenerasi sel apabila tumbuhan mengalami kerusakan jaringan.

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA HEWAN

- Tahap Embrio:
·                            Fase morula: pembelahan berkali - kali
·                           Fase blastula: terjadi pembagian sitoplasma ke dalam 2 kutub dan berisi cairan (blastosol)
·                          Fase gastrula: embrio mengalami proses diferensiasi dengan mulai menghilangkan blastosol serta terbentuknya lekukan - lekukan.
·                          Diferensiasi dan Organogenesis: mengalami diferesiansi dari struktur sel menjadi jaringan dan organ


-  Tahap Pasca Embrio:
Regenerasi: proses perbaikan tubuh yang luka atau rusak.

Metamorfosis:


·                     Ametabola: organisme yang tidak mengalami proses metamorfosis
·                     Holometabola: organisme yang mengalami metamorfosis sempurna
·                     Hemimetabola: organisme yang mengalami metamorfosis tidak sempurna



0 komentar:

Poskan Komentar

Comment Please